Kang Iman Sowani Kiai Pesantren Al Ijtihad Bungursari Tasikmalaya

Kiri ke kanan: Kang Iman, KH. Dudung, KH. Aep.

Sowan merupakan tradisi bersilaturahmi kepada kiai. Meski seorang santri sudah tidak lagi di pesantren, ia akan tetap menjaga dan memperkuat hubungan dengan kiainya dengan tradisi sowan tersebut.

Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan, Kang Iman sowan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Al Ijtihad Bungursari Tasikmalaya, KH. Dudung Abdul Halim dan KH. Aep Saefullah, pada awal Ramadhan, Minggu (3/3/22).

Setelah sowan pada Kiai, Kang Iman juga mengikuti kegiatan pasaran kitab selama 20 hari di Pesantren tersebut. Ia mengaku bahwa dirinya ingin merasakan kembali atmosfer kegiatan di Pesantren melalui kegiatan pasaran.

“Pesantren ini adalah tempat belajar para guru saya. Sehingga, saya ingin merasakan atmosfer belajar disini”, ucap Kang Iman.

Menurut Kang Iman, Pesantren Al Ijtihad Bungursari ini masih menjaga kultur dan sistem salafy dalam metode belajarnya. Sehingga dapat merawat nilai-nilai kepesantrenan dan keilmuan agama islam.

”20 hari disini, saya pikir Pesantren ini sangat recommended untuk siapa pun yang ingin belajar agama. Mondokkan anak atau saudaranya ke Pesantren ini,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia dan bersyukur atas kesempatannya dalam mengikuti kegiatan pasaran tersebut.

”Alhamdulillah. Saya juga sempat banyak diskusi dengan para pengurus dan santri dalam forum diskusi. Saya berharap para santri disini dapat mengisi leading-leading sector dimana pun. Karena secara keilmuan, santri di pesantren ini tidak diragukan lagi,” pungkasnya.